Fullhope Aupair Indonesia

Agen aupair Belanda,Belgia&Ausbildung

FAQ

KETERANGAN UMUM TENTANG AUPAIR.

Dengan pertanyaan yang sering diajukan beserta jawabannya.

 

“ Program Au Pair adalah termasuk program homestay dalam rangka pertukaran budaya, di mana anda bisa merasakan bagaimana tinggal di negara – negara bagian lain di dunia ini, menjadi anggota sebuah keluarga dan mempelajari kebudayaan serta bahasa ibu mereka. “

Apa bedanya Studi dan menjadi aupair?

Saat ini banyak study di Belanda memakai bahasa pengantar bahasa Inggris. Seorang calon mahasiswa dari Indonesia harus lewat seleksi & mampu membayar biaya study & hidupnya disana atau mendapat beasiswa maka kemungkinan besar mahasiswa tersebut akan lulus tepat waktu

Ritme kehidupan mahasiswa disana adalah mulai pukul 08.30 sampai sebelum makan siang adalah mengikuti kuliah. Setelah makan siang sampai sebelum makan malam maka mahasiswa akan sibuk dengan praktikum atau proyeknya. Setelah makan malam juga weekend hampir full belajar agar ujian-ujian nya lulus.

Intinya mahasiswa belajar disana ilmu atau teori saja sedangkan seorang aupair belajar budaya & hidup.

Apakah Au Pair sama dengan babysitter atau Nanny? Ataukah seperti TKI dan ART ?

 

Sejarah Au Pair diawali sekitar tahun 1970an. Banyak anak – anak muda dari barat ingin merasakan berlibur atau bahkan hidup sesaat di negara lain yang mereka ingini namun terkendali dana. Supaya bisa tinggal di negara tsb dengan biaya terjangkau, maka mereka mencari keluarga asuh untuk mendapatkan tempat tinggal serta fasilitas lain selama mereka ada di sana. Maka lahirlah program Au Pair.

 

Au Pair sendiri berasal dari bahasa Perancis yang memiliki makna “ at par ” atau “ equal to “ yang mana mereka dianggap sama kedudukannya dengan keluarga yang mereka tinggali. Mereka bagian dari keluarga tersebut.

 

Au Pair sendiri mendapatkan perlakuan layaknya bagian dari keluarga Host Family. Diantaranya, mendapatkan ruang tidur sendiri yang sangat layak huni, hampir setiap malam dinner bersama dengan Host Family-nya dalam satu meja makan. Karena di saat – saat itulah Au Pair dan Host Family saling bertukar pikiran, pandangan dan kebudayaan dari negara masing – masing. Akan ada banyak pelajaran berharga yang bisa Au Pair dapatkan. Di malam hari anda makan satu meja dengan orang tua asuh dan biasanya setelah itu minum kopi bersama. Orang tua asuh anda adalah orang – orang berpendidikan tinggi dengan kondisi finansial yang sangat baik. Diharapkan dalam waktu 1 tahun anda dapat mengerti cara berpikir dan kebudayaan mereka. Terakhir pada waktu anda sedang tidak bekerja, anda bisa bertemu dengan Au Pair – Au Pair lain dari seluruh Dunia, kerja sosial atau bebas melakukan travelling.

 

Dan sangat jelas mereka sama sekali berbeda dengan Nanny, Babysitter, TKI maupun ART.

 

Bolehkah saya punya tujuan “ bekerja “ sebagai Au Pair, mengumpulkan uang sakunya untuk keluarga saya di Indonesia ?

 

Au Pair tidak bisa dilihat sebagai pekerjaan. Apalagi jika kalian berpikir jadi Au Pair untuk tujuan menabung. Uang saku bulanan yang diterima Au Pair terbatas dan hanya sekedar cukup untuk menikmati hidup atau untuk menjelajahi negara yang didiami Au Pair & negara lain sekitarnya. Kami sebagai Agensi tidak pernah menyarankan Au Pair untuk menahan diri dan menabungkan semua uang saku yang mereka terima. Nikmatilah negara – negara Eropa dan daerah – daerah lain di Australia selagi di sana. Enjoy Europe & Australia to the fullest.

 

Idealnya apa tujuan Au Pair ?

 

Tentu sangat banyak. Antara lain belajar budaya barat yang bagus misalnya disiplin, etos kerja, belajar hidup mandiri, memperbaiki kemampuan bahasa asingnya, dll. Menjadi Au Pair juga bisa menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi seseorang yang memiliki rencana untuk kuliah, bekerja atau bahkan tinggal (menikah dengan orang asing). Menjalani kehidupan di sana sebelum rencana mereka direalisasikan. Pengalaman menjadi Au Pair juga tidak akan sia – sia begitu saja walaupun nantinya memutuskan tetap hidup di Indonesia.

 

Apa keuntungan lain menjadi Au Pair ?

 

Keuntungan lain menjadi Au Pair antara lain memperlancar bahasa Inggris, belajar bahasa negara tujuan anda, menjadi dewasa, mandiri dan lebih percaya diri. Au Pair is not a servant! Indonesia sedang menunggu waktu menghadapi globalisasi. Pada saat ini kebanyakan orang Indonesia tidak menyadari betapa besar tantangan globalisasi dan belum menyiapkan diri menghadapi hal itu. Di era globalisasi, semua pihak baik secara individu maupun perusahaan bebas berekspansi di segala bidang hampir tanpa batas. Jika tidak siap dan tidak memiliki kompetensi, maka bangsa ini termasuk secara individu akan tersingkir di negerinya sendiri.

 

Apakah anda harus takut?

 

Jawabannya tentu saja tidak, karena setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk dapat survive asalkan mempersiapkan diri dengan baik. Melalui program Au Pair yang di desain sebagai program pertukaran budaya mungkin dapat membantu anda mempersiapkan diri menghadapi globalisasi. Dengan hidup di dalam sistem dan kultur negara maju dapat membantu setiap individu mempelajari etos kerja, sistem yang telah stabil, serta mengembangkan talenta dan kepribadian menjadi pribadi yang kompeten untuk disebut sebagai anak dunia.

 

Apakah mereka menerima Au Pair Pria ( Laki – Laki ) ?

As you know, Agency kami untuk sementara ini hanya bekerja sama dengan negara Belanda, Belgia, Jerman, Perancis dan Australia.

To be honest, SANGAT JARANG SEKALI ada permintaan Au Pair pria di negara – negara tersebut. Terutama di Belanda dan Belgia. Company penyalur Host Family yang bekerja sama dengan kami di sana, sama sekali tidak mau Au Pair pria. So, kami tidak mencarinya.

Akan tetapi, ada SEDIKIT kesempatan untuk negara Jerman. Namuuun, karena kecilnya presentase permintaan Au Pair pria untuk Jerman, kami tidak mau ambil resiko dengan mencari Au Pair pria dan membuat mereka menunggu sampai match dengan Host Family. Sama saja menunggu hal yang tidak pasti karena tidak adanya permintaan ke Agensi kami. TAPIIII. Kecil kemungkinan bukan berarti tidak mungkin, right? Jika anda mau, silahkan googling Agency Au Pair Jerman yang ada di Indonesia yang lain, yang berani salurkan Au Pair pria. Atauuuu cari Host Family secara langsung via website – website Au Pair. Syarat Au Pair Jerman secara umum. Single. Usia 18 tahun – 26 tahun. Pendidikan minimal SMA. Memiliki sertifikat Bahasa Jerman minimal level A1. Skill English Conversation excellent. Punya pengalaman asuh anak.

Untuk Perancis, kami belum tau pasti regulasi Au Pair di sana seperti apa, karena kami baruuu saja memulai kerja sama dengan company di Perancis beberapa waktu lalu dan masih butuh komunikasi lebih lanjut.

Untuk Australia, di sana TIDAK ADA visa khusus Au Pair. Yang Pemerintah Australia tawarkan untuk warga negara Indonesia adalah Visa – WHV atau Working Holiday Visa. Di Australia, para peserta WHV bisa menggunakan Visanya untuk bekerja ” part timer ” di berbagai sektor usaha, di segala macam bidang. Au Pair merupakan salah satu kegiatan atau ” pekerjaan ” yang bisa dipilih. Permintaan Au Pair pria di Australia kesempatannya sedikit lebih besar daripada di Jerman. Karena untuk menjadi Au Pair di Australia itu syaratnya harus menggunakan Visa WHV, maka kami jelaskan ke calon Au Pair untuk membuat WHV dahulu ( silahkan googling bagaimana cara buat WHV atau syarat WHV ). Kami tidak bisa bantu pengurusannya karena itu HARUS applicant sendiri yang maju. Kami hanya bisa salurkan / kenalkan ke Host Family.

 

 

 

Apakah mereka menerima Au Pair berhijab ( berjilbab ) ?

Biasanya takes a bit longer time untuk Au Pair berhijab dapat Host Family. Karena permintaan Au Pair beragam sesuai dengan kebutuhan Host Family. Sometimes ada Host Family yang memang khusus mencari Au Pair Moslem, so of course mereka didn’t mind dengan hijab. Ada yang open minded, tidak ada masalah dengan Au Pair Moslem ( with hijab or not ). Ada yang tidak masalah dengan Au Pair Moslem namun tidak mau Au Pair berhijab dan bahkan ada yang mencari khusus Au Pair Christian tidak mau Au Pair Moslem.

 

Jadi, di info Au Pair yang tersedia, terdapat di dalamnya, regulasi untuk mendaftar menjadi Au Pair dengan hijab di Agency kami. Silahkan dibaca dengan seksama info Au Pair kami.

 

Bagaimana jika tinggi badan saya masih di bawah syarat minimum ? > 155 cm.

 

Tinggi badan 156 cm minimal, itu sebenarnya standard dari Agency kami sendiri. Kenapa kami menerapkan standard seperti itu ? Salah satu tugas menjadi Au Pair antara lain mengantar jemput anak asuh dari dan ke Sekolah / Daycare. Anda akan antar jemput mereka dengan menggunakan ( umumnya ) sepeda, karena tidak semua Host Family offer fasilitas mobil ( kalau ada mobil pun, anda harus memiliki SIM Internasional ).

 

As you know, anak – anak orang Eropa yang biasanya belum cukup mandiri untuk naik sepeda sendiri ( usia balita – sekitar 6 tahun ) biasanya ukuran badan mereka sudah lebih besar daripada anak – anak di Indonesia. Anda harus antar jemput mereka, dan membonceng. Belum lagi kalau Anda harus membonceng 2 anak sekaligus, depan & belakang. Kalau badan anda mungil atau petite ( tinggi kurang dari 156 cm), takutnya anda akan mengalami kesulitan untuk membonceng mereka.

 

Bagaimana jika bahasa Inggris lisan saya tidak Excellent ( tidak fasih ) ?
Bahasa Inggris adalah salah satu syarat utama di program Au Pair. Bahasa Inggris merupakan senjata anda selama hidup & tinggal di sana. Bagaimana anda bisa survive di negara orang tanpa bisa berkomunikasi dengan bahasa ibu mereka? Or at least bahasa Inggris yang sudah internationally biasa dipakai orang?

 

Di kota mana letak kantor fisik Fullhope Au Pair Agency ?

Kantor agensi kami terletak di Surabaya namun kami meng-cover seluruh Indonesia. Bisa dilihat ex – Au Pair kami all over the Country ( saya cantumkan ID pengguna Facebooknya, supaya anda bisa konfirmasi secara langsung personally ) ;

 

Rizka Sentika Rahayu asal Bandung,
Wuriyani Octavia asal Jakarta,

Martha Lani Widya asal Jakarta,

Yonna Kaburuan asal Manado,

Lena Sesilia Auw asal Makassar,

Izza Nuzulina asal Yogyakarta,

Endah Septyani Hari Saputri asal Blitar,

Vihana Enggardini asal Jember,

Ordinary Elviera asal Payakumbuh,

Rahma Suci Andriani asal Payakumbuh,

Viane Springville asal Solo,

Febriana Florentina Keke asal Surabaya. Dan masih banyak lagi.

Lebih enak mana menggunakan Agency atau langsung via website ?

 

Supaya fair enough, sebelum memutuskan untuk menggunakan Agency atau mencari Host Family sendiri via website, coba googling plus minusnya menggunakan Agency atau cari Host Family sendiri via website. Pertimbangkan.

 

Dan jika anda memutuskan untuk menggunakan jasa Agency, anda juga perlu untuk mencari Agency terbaik dan yang tepat untuk kepentingan anda. Silahkan googling Agency Au Pair di Indonesia ada apa saja. Cari yang terbaik. Good luck !